Lagi, Pasokan Terhambat, Warga Jarah Bulog Sibolga

- Jurnalis

Minggu, 30 November 2025 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIBOLGA,SUARASUMUTONLINE.ID – Setelah aksi penjarah di salah satu gerai supermarket sempat viral di beberapa plafon media sosial, kali ini kejadian mengiris hati kembali terjadinya viral vidio warga diduga merupakan korban bencana menjarah beras dari gudang milik Bulog di Sibolga.

Bulog membenarkan soal aksi sejumlah warga itu.

“Ada tindakan sebagian masyarakat masuk ke gudang Bulog kemudian mengambil dari gudang,” ujar Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sumut Budi Cahyanto Sabtu (29/11).

Budi belum mendapatkan informasi mengenai berapa banyak yang diambil masyarakat dari gudang itu. Dia menyebut, hingga kini pihaknya masih kesulitan mendapatkan informasi dari tim yang berada di Sibolga karena gangguan jaringan internet di sana.

Baca Juga :  Pertamina Pastikan Distribusi LPG 3 Kg Aman Meski Satu SPPBE Dihentikan Sementara

“Kalau secara jumlah kami belum tahu. Tapi informasi terakhir, data dari sistem kami itu ada 2400 ton beras dan 43 ribu liter minyakita (yang berada di gudang),” sebutnya.

Beras dan minyak itu, kata Budi, seharusnya memang dibagikan kepada masyarakat. Termasuk untuk bantuan bencana.

“Kalau bantuan bencana itu kan yang kami keluarkan berdasarkan surat dari bupati,” ujarnya

Budi kemudian menyayangkan adanya sejumlah masyarakat yang mengambil beras dari gudang itu. Dia khawatir, aksi ini membuat distribusi bantuan untuk korban bencana menjadi terganggu.

Baca Juga :  Kejati Sumut Beri Penyuluhan Hukum di SMKN 1 Lubuk Pakam, Ajak Siswa Cegah Bullying dan Jauhi Narkoba

“Sekarang permasalahannya justru kalau sudah diambil semua berasnya, mau darimana (bantuan yang diberikan). Bantuan itu kan dari udara paling, dari laut. Dari laut pun kan dari Nias, di sana mengalami hal yang sama efek penyumbatan dari Sibolga,” imbuhnya.

Bulog kemudian meminta warga untuk tetap tenang. Dia memastikan pihaknya masih memiliki stok untuk diberikan kepada korban bencana.

Budi menyebut pihaknya sedang melakukan upaya untuk memasok beras ke wilayah Sibolga. Salah satu yang akan ditempuh membawa barang dari luar Sumatera Utara dari jalur laut.

Penulis : Youlie

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAC Pemuda Pancasila Pagar Merbau Tetap Bersinergi Dukung Program Pemerintah
Harga Batu Bata Terus Naik Akibat Kelangkaan Bahan, Pengrajian Semakin Resah
Wanita 30 Tahun Meninggal di Tempat Karaoke di Asahan
Aliansi Masyarakat Laporkan Dinas PPKB ke Kejari Tapsel rerkait dugaan Korupsi Rp.6 M
Anggota DPRD Sumut, Santuni Siswa Korban Keracunan MBG, Desak Evaluasi Menyeluruh Program MBG
Warga Tiga Desa Di Padang Lawas Laporkan Pengusaha Robert Wijaya PHI ke Polres Padang Lawas
Plank PBG Pembangunan Groundbreaking Block Petisah Medan Tak Nampak Publik
DPRD Langkat Gelar RDP Bersama PERMADA Panggil Manager PLN ULP Tanjung Pura
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:52 WIB

PAC Pemuda Pancasila Pagar Merbau Tetap Bersinergi Dukung Program Pemerintah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Harga Batu Bata Terus Naik Akibat Kelangkaan Bahan, Pengrajian Semakin Resah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Wanita 30 Tahun Meninggal di Tempat Karaoke di Asahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Aliansi Masyarakat Laporkan Dinas PPKB ke Kejari Tapsel rerkait dugaan Korupsi Rp.6 M

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Anggota DPRD Sumut, Santuni Siswa Korban Keracunan MBG, Desak Evaluasi Menyeluruh Program MBG

Berita Terbaru

Daerah

Wanita 30 Tahun Meninggal di Tempat Karaoke di Asahan

Rabu, 14 Okt 2026 - 10:54 WIB