Komisi 4 DPRD Medan Sidak Ke PT Kilang Kecap Angsa, Warga Resah, Tiap Hujan Limbah Pabrik dibuang

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 22:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID : Komisi 4 DPRD Kota Medan melakukan sidak ke pabrik kecap, PT Kilang Kecap Angsa di Jalan Bono, Medan Timur, Senin (6/4) hal tersebut dilaksanakan sesuai dengan keluhan masyarakat terkait pengelolaan limbah bermasalah, ke Komisi 4 DPRD Medan.

Dipimpin langsung oleh Ketua Komisi 4 DPRD Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak itu menemukan beberapa masalah, seperti izin pengelolaan limbah yang tidak lengkap.

Paul Mei Anton Simanjuntak menegaskan bahwa pihaknya tidak anti dengan dunia usaha tapi pemilik usaha harus melengkapi izin usahanya.

“Sidak kami kemari karena adanya keluhan dari masyarakat tentang limbah pabrik kecap ini. Kita gak melarang buka usaha tapi harus diperbaikilah pengolahan limbahnya,” ujarnya.

Paul menambahkan apabila pemilik usaha tidak mampu mengurus kelengkapan izin pengolahan limbahnya sendiri, maka bisa didampingi oleh konsultan, khususnya untuk kajian teknis.

“Kalau sudah kita kasih waktu untuk mengurus kelengkapan izinnya tapi tidak juga digubris, saya khawatir nanti usaha ini disegel,” tegasnya.

Baca Juga :  Jelang Porprovsu XII 2026, Pengurus Cabor Soroti Persiapan Kontingen Medan

Ditempat yang sama Anggota Komisi 4 DPRD Kota Medan, Lailatul Badri mengungkapkan tidak sedikit masyarakat sekitar pabrik kecap itu yang mengeluhkan pengolahan limbah di pabrik kecap tersebut.

“Kenapa limbahnya keluar saat hujan? Sudah terlalu lama ini dibiarkan. Apalagi batas waktu sanksi dari Dinas Lingkungan Hidup sudah lama berakhir. Pabrik ini kan sudah lama beroperasi dan mendapatkan deviden bagi pemilik kita sangat menyayangkan seharusnya jangan lah tau hak nya saja yg dikejar akan tetapi Perusaahan juga harus laksanakan kewajiban sebagai pengusaha yang baik terkhusus kepada warga setempat,” tegasnya.

Selain itu, masih kata Politisi PKB itu, ” Warga Saudah lama resah dengan limbah yang dibuang ke parit dan selalu di waktu hujan, aroma dan pencemaran lingkungan sangat menganggu warga. Dan saya sangat menyayangkan prilaku tersebut. Harusnya peringatan/sanaki pertama 6 bulan setelah surat keluar teguran resmi, kemudian 6 bulan berikutnya paksaan pemerintah memenuhi kewajibannya. Lalu sanski berikutnya denda administratif setelah 2 tahun. Jika tetap berulah juga cabut ijinnya, lewat 2 tahun hentikan operasional pabrik,” tekan Lailatul Badri.

Baca Juga :  Gerebek Bandar Narkoba di Bandar Baru, Polisi Berhasil Amankan Bandar Narkoba, Airsoft Gun dan Sangkur

Sementara itu, mewakili Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Suci mengungkapkan PT Kilang Kecap Angsa memang sudah memiliki izin Upaya Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan atau UKL UPL. Namun, sesuai peraturan terbaru, dibutuhkan persetujuan teknis pemenuhan baku mutu air limbah, sebagai syarat krusial sebelum mendapatkan Persetujuan Lingkungan. Hal ini sesuai PP Nomor 22 Tahun 2021.

“Hasil pengawasan kami di lapangan, harus diubah dokumennya karena merujuk peraturan yang baru. Kita sudah menyurati pemilik pabrik ini sejak Juni 2023 tapi belum juga ada perbaikan dokumennya,” ucapnya.

Menanggapi hal tersebut Humas PT Kilang Kecap Angsa, P Nadaek mengaku akan segera melengkapi izin tersebut.

“Kami akan kooperatif untuk melengkapi izinnya dan syarat-syarat lainnya, termasuk uji emisi,” paparnya.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

6000 Lebih Nomor Yang Disadap , Jokowi CS Tidak Ada Dalam Daftar
Camat Pagar Merbau Ajak Masyarakat Segera Miliki Akun Identitas Kependudukan Digital
Kisah Iwi Taruna, Setahun Turun Langsung Bantu Warga Kecil hingga Antar Berobat ke RS Natama
Pajarur Rohman Resmi Daftar Ketua KNPI Madina, Usung Persatuan Pemuda
Kapolresta Deli Serdang Bersama PJU Laksanakan Jumat Keliling di Masjid Baitul Amin
Pemkab Deli Serdang Bersama Polda Sumut Sinergi Green Policing Untuk Rawat Lingkungan
Wagub Sumut Tekankan Peran Strategis Organisasi Keagamaan Meningkatkan Kualitas Pendidikan
Wali Kota Medan dan Kapoldasu Sinergi Membangun dan Menjaga Kamtibmas di Kota Medan
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 12:19 WIB

6000 Lebih Nomor Yang Disadap , Jokowi CS Tidak Ada Dalam Daftar

Sabtu, 7 November 2026 - 11:26 WIB

Camat Pagar Merbau Ajak Masyarakat Segera Miliki Akun Identitas Kependudukan Digital

Sabtu, 7 November 2026 - 11:23 WIB

Kisah Iwi Taruna, Setahun Turun Langsung Bantu Warga Kecil hingga Antar Berobat ke RS Natama

Sabtu, 7 November 2026 - 11:20 WIB

Pajarur Rohman Resmi Daftar Ketua KNPI Madina, Usung Persatuan Pemuda

Sabtu, 7 November 2026 - 11:15 WIB

Pemkab Deli Serdang Bersama Polda Sumut Sinergi Green Policing Untuk Rawat Lingkungan

Berita Terbaru