KAMAK Akan Gelar Aksi Demonstrasi Besar-besaran Terkait Anggaran  Rp 1.9 Miliar APBD 2025 , Pembelian Air Mineral

- Jurnalis

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUT ONLINE.ID – Desakan publik akan adanya dugaan korupsi, mark up pada Balanja natural dan Pakan natural Biro Umum Pemko Medan senilai Rp 1,920.000.000 pada APBD 2025 untuk pembelian Air mineral menjadi tanda tanya besar, publik seperti dilukai.

” Uang pajak kita digunakan sebanyak itu hanya untuk beli air mineral ? Air apa yang sampai Rp 1,9 Miliar? Air zamzam? Atau sak depot airnya dibeli? Ini benar-benar diluar nalar,” tegas koordinator Koalisi Masyarakat Anti Korupsi (KAMAK) Azmi Adli kepada suarasumutonline.id Kamis (12/3).

Kekecewaan itu nantinya akan melahirkan aksi bagi mereka, pekan depan pihaknya akan menggelar aksi demostrasi besar-besaran, didepan kantor walikota Medan, DPRD kota Medan, dan kejaksaan tinggi Sumatera Utara.

” Dalam waktu dekat kami akan melakukan aksi besar-besaran di depan kantor walikota Medan, DPRD Medan dan Kejaksaan. Kami tidak mau uang pajak rakyat di korupsi seperti ini, angka 1,9 M itu tidak masuk akal. Sudah bisa jadi temuan, cuma beli air mineral, hanya untuk satu item belanja sampe menguras uang rakyat miliaran rupiah? Dimana hati nurani kalian hai pejabat-pejabat yang digaji juga dari uang pajak,” tekan Azmi.

Baca Juga :  Pemko Medan Diminta Gencarkan Penyuluhan Tentang Pentingnya Menjaga Kebersihan

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa proyek yang saat ini dikerjakan merupakan dari uang rakyat jadi harus dipergunakan dengan sebaik-baiknya.

Pihaknya juga meminta agar segera dilakukan audit di Bagian Umum Kota Medan, yang diduga sarat akan tidak pidana korupsi dan Mark up.

” walikota Medan diminta segera Copot kabag umum Pemko Medan Ridho Nasution yang diduga me Mark up Anggara sebegitu banyak. Yang menjadikan seseorang sebagai tameng agar jika ada yang up masalah ini akan di bungkam oleek oknum pengurus organisasi yang merasa dirinya sudah besar. Membeking in semua pekerjaan di Pemko Medan, terutama bagian umum, terutama diduga Ridho Nasution yang isunya akan didudukan menjadi salah satu kepala dinas. Mau jadi apa dia nanti di dinas? Ngurus satu bagaian saja udah sarat akan korupsi dan Mark up, bagaiman lagi dia kalau sampai jadi kepala dinas? Bisa- bisa negara kehilangan ratusan miliar karena perbuatannya,'” ujar Azmi kesal

Dengan ” memelihara ” oknum pengaman di sisi Ridho Nasution seolah membuktikan bahwa perbuatan itu memang ada terjadi.

Baca Juga :  DLH Medan " Limbah PT Agro Raya Mas Cemari Lingkungan

” Kita akan minta APH untuk jemput bola, inspektorat juga harus priksa Ridho Nasution dan DPRD Medan juga harus bawa Masalah ini sebagai bahan RDP. Gimana caranya angka Rp 1,9 Miliar baut beli air mineral lolos dalam seleksi pengajuan anggaran mereka, apa jangan-jangan mereka juga diduga terlibat dan ” terima” karena yang membongkar masalah ini pun di bungkam sama oknum dari pengurus organisasi di Sumut ini kok, yang merasa besar, dan merasa semua bisa di atur, menganggap semua orang bukan ” IMBANGNYA” karena banyak ” kerjaannya ” di jajaran Pemko Medan, ” urai Azmi.

Diketahui, dari hasil investigasi wartawan suarasumutonline.id, pada Bagian Umum Pemko Medan tertera anggaran Rp 1,920.000.000 pada APBD 2025 untuk pembelian Air mineral.

Dengan jadwal pelaksanaan kontrak Pekerjaan dimulai pada bulan Februari 2025 dan berakhir pada Maret 2025, dan sumber dananya berasal dari APBD kota Medan tahun 2025. Nama paket Balanja natural dan Pakan natural dengan metode pemilihan E- Purchasing, Pemanfaatan barang dan jasa dimulai dari Januari 2025 dan berakhir pada Desember 2025. Dengan kode RUP 57292610.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Pelantikan, Wali Kota Mahyaruddin Salim Terima Audiensi Badan Wakaf Indonesia Kota Tanjungbalai
Camat Pagar Merbau Bersama Masyarakat Tinjau Lokasi Persiapan Proyek Pagar Merbau City
Bapenda Medan Intensifkan Pojok PBB Guna Optimalkan Penerimaan Pajak
Polda Sumut Proses Laporan Dugaan Penyekapan Pasien Rehabilitasi Narkoba di Medan
IPEMI Pematangsiantar Gelar Maulid Nabi 1448 H
Pimpin Rakorpem Realisasi Anggaran Wali Kota MahyaruddinSalim, Dorong OPD Percepat Serapan dan Genjot PAD
Aktivis Minta Satgas PETI Sasar Pemodal Tambang di Madina
Narkoba dan Judi Online Jadi Tantangan Baru, Layanan Rehabilitasi Dorong Dukungan Pemerintah
Berita ini 110 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 11:04 WIB

Jelang Pelantikan, Wali Kota Mahyaruddin Salim Terima Audiensi Badan Wakaf Indonesia Kota Tanjungbalai

Selasa, 22 September 2026 - 15:32 WIB

Camat Pagar Merbau Bersama Masyarakat Tinjau Lokasi Persiapan Proyek Pagar Merbau City

Selasa, 22 September 2026 - 14:33 WIB

Polda Sumut Proses Laporan Dugaan Penyekapan Pasien Rehabilitasi Narkoba di Medan

Selasa, 22 September 2026 - 11:28 WIB

IPEMI Pematangsiantar Gelar Maulid Nabi 1448 H

Senin, 21 September 2026 - 19:09 WIB

Pimpin Rakorpem Realisasi Anggaran Wali Kota MahyaruddinSalim, Dorong OPD Percepat Serapan dan Genjot PAD

Berita Terbaru

Politik

Struktur PRI Medan Diklaim Capai 90 Persen

Selasa, 22 Sep 2026 - 20:22 WIB

Kesehatan

IDAI Sumut Himbau Deteksi Dini Penyakit Jantung Bawaan

Selasa, 22 Sep 2026 - 14:38 WIB