SPBU Sei Jenggu Tolak Ambulan Bawa Pasien Darurat

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERDANG BEDAGAI, SUARASUMUTONLINE.ID– Tindakan tidak manusiawi diduga terjadi di SPBU Sei Jenggi, Kabupaten Serdang Bedagai. Sebuah mobil ambulans yang tengah membawa pasien dalam kondisi darurat menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD) justru ditolak saat hendak mengisi BBM jenis Pertalite, Pada Rabu (1/4).

Peristiwa ini sontak memicu kemarahan dan keprihatinan. Bagaimana tidak, di saat waktu sangat berharga untuk menyelamatkan nyawa pasien, pihak SPBU justru beralasan administrasi semata, yakni ambulans tidak memiliki barcode atau QR code sebagai syarat pembelian BBM subsidi.

Sopir ambulans, Hermanto Dalimunthe, mengungkapkan kekecewaan mendalam atas kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa saat itu dirinya sedang tidak membawa uang, keluarga pasien hanya memberikan 100 ribu rupiah memgingat pasien tersebut masyrakat tidak mampu, dan dia berpikir kalau diisi pertamax mobil tersebut tidak cukup.

berpacu dengan waktu demi keselamatan pasien.
“Kami bawa pasien dalam kondisi darurat ke IGD, tapi ditolak isi Pertalite hanya karena tidak ada barcode. Ini sangat tidak masuk akal, ini menyangkut nyawa manusia,” tegasnya.

Baca Juga :  DPRD Simalungun Sesalkan Lolosnya Mantan Koruptor Jadi Pengawas PDAM Tirta Lihou

Kejadian ini dinilai sebagai bentuk kelalaian dan minimnya empati terhadap pelayanan kemanusiaan.

Banyak pihak mempertanyakan kebijakan di lapangan yang dinilai kaku tanpa mempertimbangkan kondisi darurat.

Program penggunaan barcode untuk pembelian BBM subsidi oleh PT Pertamina (Persero) memang bertujuan untuk penyaluran tepat sasaran. Namun, jika implementasinya justru menghambat layanan darurat seperti ambulans, maka kebijakan tersebut patut dievaluasi.

Sementara itu Ketua DPD Aliansi Jurnalis Hukum (AJH) Kabupaten Serdang Bedagai, Azwen Fadley,SH, ketika dimintai tanggapannya soal, kita sangat menyayangi petugas atau pemilik SPBU, pasalnya ada aturan untuk mobil yang di prioritaskan, seperti ambulan, Damkar, dan lainnya yang sepesial untuk keadaan mendesak.

Seperti yang terjadi terhadap ambulan yang membawa pasien menuju rumah sakit, itu harus di utamakan apa lagi membawa pasien yang dalam keadaan darurat.

Kita minta pihak PT Pertamina (Persero) harus menindak tegas pengelolaan BBM di SPBU yang terkait dan ini harus juga menjadi perhatian SPBU dimanapun, soalnya jangan gara-gara hanya barcode, lalu tidak dilayani untuk mengisi BBM sesuai peruntukannya, apa lagi membawa pasien yang harus cepat ke Rumah Sakit.

Baca Juga :  Plt Bupati Langkat Tiorita Dorong Perubahan Susunan Perangkat Daerah Demi Pelayanan Lebih Optimal

Seharusnya, kendaraan layanan publik seperti ambulans mendapat prioritas, bukan malah dipersulit dalam situasi genting. Penolakan ini dinilai berpotensi membahayakan nyawa pasien yang sedang membutuhkan pertolongan cepat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SPBU sudah memberikan klarifikasi melaui whatsapp bahwa kejadian tersebut benar, dan mereka sudah mengarahkan ke PERTAMAX dan sudah sesuai SOP. yg berlaku

Masyarakat mendesak pihak terkait, termasuk BPH Migas dan Pertamina, untuk segera turun tangan dan mengevaluasi aturan di lapangan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Jika benar terjadi, ini bukan sekadar pelanggaran prosedur, tetapi bisa dikategorikan sebagai bentuk pengabaian terhadap keselamatan jiwa manusia.

Penulis : Karim

Editor : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tambang di Pulo Padang Ditertibkan, Warga Minta Solusi
Ketua OKK GRIB Jaya Madina Desak Kapolres Usut Dugaan Penimbunan Solar
Razia Lapas Labuhan Ruku, 100 WBP Jalani Tes Urin
Massa GAMPERA Demo DPRD Pematangsiantar, Desak Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Diusut
Wawako Tanjungbalai Evaluasi Program MBG
Kunjungi Pemkab Batubara, Dahnil Ginting Bahas Pelestarian Mangrove Cegah Abrasi Pantai
Jelang Pelantikan, Wali Kota Mahyaruddin Salim Terima Audiensi Badan Wakaf Indonesia Kota Tanjungbalai
Camat Pagar Merbau Bersama Masyarakat Tinjau Lokasi Persiapan Proyek Pagar Merbau City
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:08 WIB

Tambang di Pulo Padang Ditertibkan, Warga Minta Solusi

Rabu, 23 September 2026 - 19:02 WIB

Ketua OKK GRIB Jaya Madina Desak Kapolres Usut Dugaan Penimbunan Solar

Rabu, 23 September 2026 - 19:00 WIB

Razia Lapas Labuhan Ruku, 100 WBP Jalani Tes Urin

Rabu, 23 September 2026 - 18:57 WIB

Massa GAMPERA Demo DPRD Pematangsiantar, Desak Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Diusut

Rabu, 23 September 2026 - 18:54 WIB

Kunjungi Pemkab Batubara, Dahnil Ginting Bahas Pelestarian Mangrove Cegah Abrasi Pantai

Berita Terbaru

Daerah

Tambang di Pulo Padang Ditertibkan, Warga Minta Solusi

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:08 WIB

Daerah

Razia Lapas Labuhan Ruku, 100 WBP Jalani Tes Urin

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:00 WIB