DPN Bersama Bupati Tapteng Tanam Pohon, Upaya Pemulihan Pascabencana

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPANULI TENGAH, SSOL.ID -Dewan Pertahanan Nasional (DPN) menyalurkan 5 ribu pohon hutan untuk Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) sebagai bagian dari upaya pemulihan lingkungan dan ketahanan wilayah pascabencana, Senin (6/7).

Penyerahan sekaligus penanaman bibit pohon ini dilakukan langsung oleh Deputi Geoekonomi Dewan Pertahanan Nasional Yayat Ruyat bersama Wakil Bupati Mahmud Efendi, unsur Forkopimda, TNI, OPD Pemkab Tapteng, di Tukka, Tapteng.

Bantuan bibit tanaman ini nantinya akan disalurkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapteng ke masyarakat.

Jenis pohon yang disalurkan merupakan jenis khas hutan lokal yang berfungsi memperkuat struktur tanah, menahan air, serta mendukung pemulihan areal perbukitan yang sempat rusak.

Baca Juga :  Diskominfo Tanjungbalai Gelar Rakor Penyusunan Dokumen Arsitektur dan Peta Rencana SPBE 2025–2029

Tanaman yang dipilih tidak hanya kuat menahan erosi dan menjaga sumber air, tetapi juga pohon produktif.

“Jenis pohon aren, mangga, jengkol dan pete. Ini ada durian lho pak. InsyaAllah dirawat nanti sepuluh tahun lagi panen,” kata Yayat saat menyerahkan bibit pohon ke warga, Senin, (6/7)

Bupati Tapteng Masinton Pasaribu mengapresiasi perhatian dari Pemerintah Pusat memberikan bantuan 5 ribu pohon sebagai upaya rehabilitasi wilayah perbukitan khususnya di Tapanuli Tengah.

Ini merupakan alarm pengingat bagi Pemkab Tapteng serta masyarakatnya untuk menjaga dan merawat lingkungan dan alam sekitar apalagi 70 persen wilayah Tapanuli Tengah didominasi oleh topografi perbukitan.

Baca Juga :  Polres Tapsel, Terima 3 Laporan Tambang Emas PT AR

Oleh itu, Bupati Masinton mengimbau agar warganya tidak lagi menanam sawit di areal perbukitan kecuali di daerah yang datar dan memiliki daya dukung lahan yang sesuai.

Tanaman yang tidak cocok dengan kondisi wilayah justru dapat memicu kerusakan tanah, longsor, dan gangguan ketersediaan air bersih di masa depan.

“Kita tanam dengan tanaman pohon yang bukan sawit terutama lereng-lereng bukit seperti di desa Sigiring-giring, S.Kalangan 2,” ujar Bupati.

Harapannya, langkah ini bukan sekedar simbolik, tapi ini adalah bagian dari upaya penanaman pohon kembali untuk menghidupi masyarakat dan menjaga ekosistem di masa yang akan datang.

 

 

Penulis : Indah

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bekali Warga Binaan, Lapas Kelas IIA Rantauprapat Perkuat 7 Sektor Program Pembinaan Kemandirian
Ikuti Rakor Aswakada Sumut, Wawako Tanjungbalai: Langkah Awal Tingkatkan Kontribusi Wujudkan Visi Kepala Daerah
Camat Patumbak Dinilai Tutup Mata, Jalan Pertahanan Gelap Gulita dan Berlubang Ancam Nyawa Warga
PTPN IV Regional I Salurkan Rp417,6 Juta Bantuan TJSL Triwulan III
Deli Serdang Bidik Biomassa Jadi Sumber Energi dan Penggerak Ekonomi Desa
Wakil Bupati Deli Serdang Apresiasi Rakor Aswakada Sumut
Asri Ludin Tambunan Lepas Kontingen Pesparani Katolik Deli Serdang ke Pematang Siantar
Pemkab Deli Serdang Dukung Pelestarian Lingkungan Penanaman 1.997 Bibit Pohon Lintas Generasi di Percut Sei Tuan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:20 WIB

Bekali Warga Binaan, Lapas Kelas IIA Rantauprapat Perkuat 7 Sektor Program Pembinaan Kemandirian

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Ikuti Rakor Aswakada Sumut, Wawako Tanjungbalai: Langkah Awal Tingkatkan Kontribusi Wujudkan Visi Kepala Daerah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:37 WIB

Camat Patumbak Dinilai Tutup Mata, Jalan Pertahanan Gelap Gulita dan Berlubang Ancam Nyawa Warga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:33 WIB

PTPN IV Regional I Salurkan Rp417,6 Juta Bantuan TJSL Triwulan III

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:33 WIB

Deli Serdang Bidik Biomassa Jadi Sumber Energi dan Penggerak Ekonomi Desa

Berita Terbaru