Anggota TNI Pikul Bantuan Dengan Berjalan Kaki

- Jurnalis

Minggu, 28 Desember 2025 - 23:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPANULI TENGAH,SUARASUMUTONLINE.ID –Dusun I Desa Simaningir, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah, masih terisolir usai terjadinya bencana alam di wilayah itu. Akses yang hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki membuat bantuan harus dipikul agar sampai ke masyarakat.
Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) menjadi kelompok yang bertugas menyalurkan bantuan ke masyarakat di desa itu. Komandan Korem 023/Kawal Samudera Kolonel Inf Iwan Budiarso memimpin langsung proses penyaluran bantuan.

“Desa Simaningir hingga saat ini belum dapat diakses melalui jalur darat. Namun TNI AD tetap berupaya menyalurkan bantuan meskipun harus menempuh medan yang sulit,” ujar Kolonel Inf Iwan Budiarso dalam keterangannya, Minggu (28/12).

Baca Juga :  Buka Pelatihan Fardhu Kifayah SMPN 3, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Tekankan Pentingnya Regenerasi Pengurusan Jenazah

Bantuan disalurkan dengan berjalan kaki hampir dua jam menyusuri medan berat. Akses jalan menuju Desa Simaningir itu dengan kondisi ruas jalan amblas sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.

“Personel harus melewati tanjakan terjal serta lereng licin demi memastikan bantuan sampai kepada masyarakat,” ucapnya.

Kepala Desa Simaningir menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI AD atas kepedulian dan perjuangan menembus wilayah yang sempat terisolasi pasca bencana.

Baca Juga :  Walikota Hadiri Peresmian Gedung Baru MTsN 2 Kota Tanjungbalai

“Pascabencana, desa kami sempat terisolasi selama beberapa hari. TNI hadir dan mampu menjangkau kami. Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada bapak-bapak TNI,” jelasnya.

Untuk diketahui, Tapteng menjadi salah satu wilayah yang paling parah terdampak bencana alam yang terjadi pada Senin (24/11) yang lalu. Data per hari Sabtu (27/12), ada 127 korban jiwa, 11 korban luka, 37 orang hilang, dan jumlah penduduk Tapteng yang mengungsi sebanyak 4.161 jiwa.

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pimpin Rakorpem Realisasi Anggaran Wali Kota MahyaruddinSalim, Dorong OPD Percepat Serapan dan Genjot PAD
Aktivis Minta Satgas PETI Sasar Pemodal Tambang di Madina
Batas Waktu Semakin Dekat Namun P-APBD Deli Serdang Belum Juga di Tetapkan
Pemkab Deli Serdang Tegaskan Telah Memiliki Bukti Kepemilikan yang Sah dan Sesuai Prosedur Hukum
Ketua Gapensi Langkat Kecewa Sikap Plh Kadis Pendidikan, Singgung Isu Fee Proyek 17 Persen
Penerima PKH di Langkat Diminta Teken Blangko Pengunduran Diri Bermaterai
PETI Tak Kunjung Tuntas, Ketua GM GRIB Jaya Desak Satgas Madina Dibubarkan
Dilema Proyek, Jalan Yang Rusak Diperbaiki Namun Jalan Lama Yang Baik Jadi Malah Rusak Akibat Truk Material di Tanjung Garbus II
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 19:09 WIB

Pimpin Rakorpem Realisasi Anggaran Wali Kota MahyaruddinSalim, Dorong OPD Percepat Serapan dan Genjot PAD

Senin, 21 September 2026 - 18:11 WIB

Aktivis Minta Satgas PETI Sasar Pemodal Tambang di Madina

Senin, 21 September 2026 - 00:03 WIB

Batas Waktu Semakin Dekat Namun P-APBD Deli Serdang Belum Juga di Tetapkan

Minggu, 20 September 2026 - 12:19 WIB

Pemkab Deli Serdang Tegaskan Telah Memiliki Bukti Kepemilikan yang Sah dan Sesuai Prosedur Hukum

Jumat, 18 September 2026 - 21:09 WIB

Ketua Gapensi Langkat Kecewa Sikap Plh Kadis Pendidikan, Singgung Isu Fee Proyek 17 Persen

Berita Terbaru

Daerah

Aktivis Minta Satgas PETI Sasar Pemodal Tambang di Madina

Senin, 21 Sep 2026 - 18:11 WIB