Bobby Nasution Usulkan Eks Lahan PT TPL Dijadikan Food Estate Berbasis AI

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN , SUARASUMUTONLINE.ID – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution mengungkapkan jika bekas lahan PT Toba Pulp Lestari (TPL) bakal diambil alih oleh BUMN, Perhutani. Bobby mengusulkan agar sebagian lahan tersebut digunakan untuk food estate berbasis Artificial Intelligence (AI).

“Sosialisasinya kepada kami dari pemerintah pusat dari Satgas operasinya akan diberikan kepada Perhutani, namun area hutannya maupun area lainnya ini akan dilepaskan,” kata Bobby Nasution saat sambutan di Musrenbang RKPD Sumut, Rabu (22/4).

Bobby menyampaikan ke Mendagri Tito Karnavian bahwa bupati di wilayah bekas lahan PT TPL pusing. Sebab, dulu warga minta PT TPL ditutup, kini ada lagi demo minta PT TPL dibuka kembali.

“Tapi kondisi hari ini Pak, Pak Bupati-nya pening semua ini, masyarakat sudah saling mengklaim dan saling berantam, kita bingung beberapa bulan yang lalu demonya minta tutup TPL, kemarin demonya minta buka TPL, ini bukan seperti gerbang kantor sebentar minta tutup sebentar minta buka,” ujarnya.

Baca Juga :  Pekerja Pengambil Timah Tertimbun Longsor di Medan Ditemukan Tewas

Saat rapat bersama Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Panjaitan ada usulan untuk dijadikan kawasan pertanian berbasis AI. Namun hasil kajiannya belum ada daerah yang untuk penanaman berbasis AI.

“Kemarin bersama Ketua DEN mengusulkan untuk beberapa wilayah dan daerah agar bisa dijadikan daerah kawasan pertanian berbasis AI Pak untuk mensupport masyarakat dan juga PSTA, namun dari hasil kajian yang ditanam dimananya yang berbasis AI ini belum ada,” ucapnya.

Sehingga Bobby mengusulkan kepada Tito agar sebagian lahan itu dijadikan pengelolaannya seperti food estate berbasis AI. Para petani disebut harus dilatih agar tahu cara menggunakan AI untuk pertanian nantinya.

“Ini kalau boleh sama-sama mohon izin Pak Menteri sebagai orang tua kami yang lahan yang ditutup ini mungkin bisa dijadikan bukan kami minta untuk diserahkan ke kami, tapi bagaimana pengelolaannya bisa dijadikan ini mungkin seperti food estate tapi mungkin metodenya bisa berbasis AI, petaninya bisa dilatih cara menanam, cara memupuk harus berbasis AI,” tuturnya.

Baca Juga :  Bapenda Medan Intensifkan Pojok PBB Guna Optimalkan Penerimaan Pajak

Sebelumnya diberitakan, Presiden Prabowo Subianto resmi mencabut izin usaha 28 perusahaan yang terbukti melanggar ketentuan pemanfaatan kawasan hutan setelah terjadinya bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Bapak Presiden mengambil keputusan untuk mencabut izin 28 perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran,” kata Mensesneg Prasetyo Hadi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (20/1).

Sebanyak 28 perusahaan itu terdiri atas 22 Perusahaan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) serta 6 badan usaha lain yang bergerak di sektor pertambangan, perkebunan, dan pemanfaatan hasil hutan kayu. Satu dari 28 perusahaan itu adalah PT TPL.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UPDATE MALAM INI: Tersangka Penyadapan Masih 4 Orang, Bareskrim Kini Dalami Dugaan Makar dan Buru Pemberi Perintah
BPBD Medan Ingatkan Warga Belawan, Labuhan, Marelan: Waspada Rob Sampai 13 November, Pasang Pukul 00.00 – 03.00 WIB
6000 Lebih Nomor Yang Disadap , Jokowi CS Tidak Ada Dalam Daftar
Camat Pagar Merbau Ajak Masyarakat Segera Miliki Akun Identitas Kependudukan Digital
Kisah Iwi Taruna, Setahun Turun Langsung Bantu Warga Kecil hingga Antar Berobat ke RS Natama
Pajarur Rohman Resmi Daftar Ketua KNPI Madina, Usung Persatuan Pemuda
Kapolresta Deli Serdang Bersama PJU Laksanakan Jumat Keliling di Masjid Baitul Amin
Pemkab Deli Serdang Bersama Polda Sumut Sinergi Green Policing Untuk Rawat Lingkungan
Berita ini 109 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 21:53 WIB

UPDATE MALAM INI: Tersangka Penyadapan Masih 4 Orang, Bareskrim Kini Dalami Dugaan Makar dan Buru Pemberi Perintah

Minggu, 8 November 2026 - 13:56 WIB

BPBD Medan Ingatkan Warga Belawan, Labuhan, Marelan: Waspada Rob Sampai 13 November, Pasang Pukul 00.00 – 03.00 WIB

Sabtu, 7 November 2026 - 12:19 WIB

6000 Lebih Nomor Yang Disadap , Jokowi CS Tidak Ada Dalam Daftar

Sabtu, 7 November 2026 - 11:26 WIB

Camat Pagar Merbau Ajak Masyarakat Segera Miliki Akun Identitas Kependudukan Digital

Sabtu, 7 November 2026 - 11:20 WIB

Pajarur Rohman Resmi Daftar Ketua KNPI Madina, Usung Persatuan Pemuda

Berita Terbaru