Petani Deli Serdang Bisa Hemat Rp1 Juta per Hektare Lewat Alsintan Gratis

- Jurnalis

Rabu, 4 November 2026 - 23:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DELI SERDANG, SSOL.ID – Pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang berpotensi menghemat biaya pengolahan lahan petani hingga Rp1 juta per hektare dalam dua musim tanam.

Penghematan tersebut bisa diperoleh karena petani yang menggunakan alsintan melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pertanian tidak perlu membayar biaya sewa alat. Petani hanya menanggung biaya bahan bakar dan upah operator.

Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, menjelaskan skema tersebut saat berdialog dengan petani setelah meninjau kegiatan pengolahan lahan dan penanaman padi di Desa Wonosari, Kecamatan Tanjung Morawa, Rabu (4/11/2026).

Ia menyebutkan, berdasarkan keterangan petani, biaya sewa alsintan di lapangan mencapai Rp35 ribu per rantai. Jumlah itu sudah termasuk biaya bahan bakar sekitar Rp10 ribu dan upah operator Rp5 ribu.

Sementara jika menggunakan alsintan milik UPT, petani hanya membayar bahan bakar dan operator. Dengan demikian, ada selisih biaya sekitar Rp20 ribu per rantai dalam satu musim tanam.

Baca Juga :  Piala Futsal KNPI Tanjung Balai " Energi Of Harmoni"

“Kalau petani mengelola lima rantai, berarti ada Rp100 ribu yang bisa dihemat dalam satu musim tanam. Kalau tadi punya 10 rantai Rp200 ribu, kalau per hektare bisa Rp500 ribu dan masih satu kali tanam. Uang itu bisa disimpan untuk membeli pupuk, insektisida, atau memenuhi kebutuhan keluarga lainnya,” ujar Asri Ludin.

Saat ini, alsintan yang diserahkan Dinas Pertanian kepada UPT Wilayah V Tanjung Morawa terdiri dari satu unit traktor roda empat, dua unit traktor roda dua, dan dua unit cultivator.

Menurut Asri Ludin, peningkatan pendapatan petani tidak hanya bergantung pada harga jual hasil panen. Pemerintah daerah juga perlu membantu mengurangi biaya produksi sejak tahap awal, terutama dalam pengolahan lahan.

Untuk mengukur manfaat program tersebut, ia meminta pengelola alsintan mencatat secara terperinci biaya operasional dan penghematan yang diperoleh petani. Pencatatan itu juga diperlukan untuk mengevaluasi manfaat ekonomi fasilitas pertanian yang ditempatkan di 11 UPT.

Baca Juga :  Bupati Bersama Ketua TP PKK Deli Serdang Jenguk Kondisi Khairullah Kohar 

Pemkab Deli Serdang, lanjutnya, bersedia melengkapi kebutuhan alsintan secara bertahap agar semakin banyak petani memperoleh akses terhadap fasilitas tersebut. Petani juga diminta menyampaikan kebutuhan dan kendala di lapangan agar pemerintah dapat menentukan dukungan yang diperlukan.

Selain membantu sektor persawahan, pemerintah daerah mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan untuk kegiatan produktif. Pemkab siap membantu penyediaan bibit tanaman yang mudah dibudidayakan, seperti bayam dan berbagai tanaman hortikultura lainnya.

Pengembangan kelapa pandan wangi juga didorong sebagai salah satu alternatif komoditas bernilai jual. Untuk mendukung pemasaran hasil produksi, pemerintah berharap Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dapat menyerap hasil pertanian masyarakat.

“Kita ingin setiap jengkal tanah bisa menghasilkan. Kalau masyarakat mau menanam, silakan ajukan bibit kepada pemerintah. Hasilnya nanti bisa kita dorong untuk dibeli melalui BUMDes. Kita ingin pertanian menjadi usaha yang benar-benar bisa menghidupi keluarga, bukan sekadar pekerjaan sampingan,” tuturnya. (*)

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rico Waas Berkomitmen Kembangkan Inovasi Kuliner Lokal, Menu B2SA Diminta Hadir di Hotel
Wali Kota Medan Izinkan Stadion Teladan Jadi Homebase PSMS Medan
Tinjau Kemacetan Simpang Dobi dan Titi Papan, Zakiyuddin Dorong Pelebaran Jalan
Kakan Kemenag Medan Ingatkan Siswa Kerjakan TKA dengan Jujur dan Percaya Diri
Kahiyang Ayu Luncurkan SIPANDA, Padanglawas Utara Raih Juara Umum Jambore Kader PKK Sumut 2026
Bobby Nasution Siapkan Anggaran Provinsi untuk Pembangunan Jalan Desa Mulai 2027
Disaksikan Bobby Nasution dan 22 Ribu Suporter, PSMS Tahan Imbang Persija 1-1
BPJS Kesehatan Puji Transformasi Layanan Kesehatan Medan, Rico Waas Ancam Cabut Izin Rumah Sakit yang Tolak Pasien
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 00:16 WIB

Rico Waas Berkomitmen Kembangkan Inovasi Kuliner Lokal, Menu B2SA Diminta Hadir di Hotel

Kamis, 5 November 2026 - 00:13 WIB

Wali Kota Medan Izinkan Stadion Teladan Jadi Homebase PSMS Medan

Kamis, 5 November 2026 - 00:10 WIB

Tinjau Kemacetan Simpang Dobi dan Titi Papan, Zakiyuddin Dorong Pelebaran Jalan

Kamis, 5 November 2026 - 00:07 WIB

Kakan Kemenag Medan Ingatkan Siswa Kerjakan TKA dengan Jujur dan Percaya Diri

Kamis, 5 November 2026 - 00:04 WIB

Kahiyang Ayu Luncurkan SIPANDA, Padanglawas Utara Raih Juara Umum Jambore Kader PKK Sumut 2026

Berita Terbaru