Gubernur Sumatra Utara di Minta Warga Segera Tutup Pabrik Pokphand Amplas

- Jurnalis

Senin, 28 Juli 2025 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE. ID : Warga di sekitar PT Charoen Pokphand Jaya Farm Tbk (CPIN) yang berlokasi di Medan Amplas dekat pintu masuk Kota Medan meminta agar Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution segera mencabut izin pabrik tersebut.

” Tiap 1-2 bulan sekali limbahnya mengalir di paret samping rumah saya, bau, belum lagi bau produksi pakan ternak yang kerap tercium di pagi hari atau sore hari. Sungguh menganggu penciuman dan udara di sekitar rumah kami, tolonglah pak Bobby, tutup pabrik ini, dulu udah ada nya himbauan dari Pemprov Sumut untuk penutupan Pabrik ini, udah berulang. Tapi kayak kebal hukum pabrik ini
Masih saja beroprasi sampai detik ini, ” terang Br Siregar(45) warga Amplas Medan, Senin (28/7) kepada suarasumutonline.id.

Baca Juga :  PT KAI Diminta Bersinergi Dengan Pemko Dalam Pemanfaatan dan Pengawasan PBG

Selain itu, menurutnya PT Pokphand yang lokasinya di Medan Amplas dinilai tidak layak lagi beroperasi di sekitar Medan Amplas, sebab Medan Amplas adalah kawasan kota bukan kawasan industri.

Hal itu jelas-jelas melanggar Undang Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Pencemaran Lingkungan, pasal 1 angka 14 yakni dalam pembuangan limbah dan pencemaran lingkungan.

Baca Juga :  Diduga Langgar Kode Etik, Oknum ASN Pemko Medan Diperiksa Inspektorat

Diketahui, sesuai dengan aturan yang berlaku, harusnya Gubernur Sumatera Utara harus menutup PT Pokphand yang di Medan Amplas dan memindahkannya ke kawasan industri, sebab akan berdampak pada kesehatan warga Kota Medan maupun warga lainnya yang sedang ingin masuk ke kota Medan. Terutama warga sekitar pabrik yang langsung mendapatkan imbasnya. Yoelie

Penulis : Youlie

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hj Asyifa Ketua Harian PB Pendawa Indonesia Ajak Warga Pendawa Perkuat Komunikasi Dan Eratkant Persatuan
Inspektorat Medan Dalami Dugaan Jual Beli Proyek di Dinas Perkimcikataru
Medan Jadi Kota Pertama di Sumatera Sinkronkan Data Tanah dan Pajak
Catat! 5 Lokasi SIM Keliling Medan 14-20 September 2026, Buka Sampai Minggu
Kasasi Ditolak, Empat Terdakwa Pengedar 45 Kg Sabu dari Lapas Divonis Mati
Mau Puas Kulineran di Medan? Simak 5 Tips Menjelajah Banyak Spot dalam Satu Hari
PD 14 Sumut: Kepala Daerah Perlu Kawal Payroll ASN, Jangan Sampai BPD Kehilangan Sumber Dana Strategis
Bebani Orang Tua, Komisi II DPRD Medan Usul Ongkos Bus Gratis untuk Pelajar
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 12:39 WIB

Hj Asyifa Ketua Harian PB Pendawa Indonesia Ajak Warga Pendawa Perkuat Komunikasi Dan Eratkant Persatuan

Kamis, 17 September 2026 - 19:13 WIB

Inspektorat Medan Dalami Dugaan Jual Beli Proyek di Dinas Perkimcikataru

Rabu, 16 September 2026 - 00:06 WIB

Medan Jadi Kota Pertama di Sumatera Sinkronkan Data Tanah dan Pajak

Selasa, 15 September 2026 - 12:16 WIB

Catat! 5 Lokasi SIM Keliling Medan 14-20 September 2026, Buka Sampai Minggu

Senin, 14 September 2026 - 10:17 WIB

Kasasi Ditolak, Empat Terdakwa Pengedar 45 Kg Sabu dari Lapas Divonis Mati

Berita Terbaru

Politik

Struktur PRI Medan Diklaim Capai 90 Persen

Selasa, 22 Sep 2026 - 20:22 WIB

Kesehatan

IDAI Sumut Himbau Deteksi Dini Penyakit Jantung Bawaan

Selasa, 22 Sep 2026 - 14:38 WIB