Pria di Siantar Tewas, Dikeroyok 6 Anggota Ormas

- Jurnalis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIANTAR , SSOL.ID- Seorang pria bernama Jaka Malau (24) tewas usai menjadi korban salah sasaran sekitar 6 anggota organisasi kemasyarakatan (ormas) di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara (Sumut). Permasalahan itu diduga berawal dari adanya perselisihan terkait harga pembuatan tato.

Untuk diketahui peristiwa itu terjadi di Taman Bunga Kota Pematangsiantar, 28 Mei 2026. Sejauh ini, polisi sudah menangkap dua pelaku yakni Franky Silaen (30) dan Rohit Panjaitan (24).

Kasat Reskrim Polres Pematangsiantar AKP Sandi Riz Akbar mengatakan saat seorang pembuat tato berinisial MS tengah berada di Taman Bunga Pematangsiantar, Jalan WR Supratman, Kecamatan Siantar Barat itu. Lalu, MS tiba-tiba didatangi pelaku RS (DPO).

Berdasarkan keterangan saksi MS, kejadian itu bermula adanya perselisihan harga pembuatan tato antara RS dengan pihak MS. Harganya harusnya Rp 600 ribu. DS pun protes dengan harga itu. Namun, pihak MS sempat mengatakan akan memulangkan sebagian uang itu.

Baca Juga :  Polisi Gagalkan Amankan 14 Remaja Anggota Geng Motor di Medan Tuntungan

Meski begitu, pihak kepolisian masih mendalami keterangan MS itu. Sebab, saat ini, pelaku RS masih dalam pencarian pihak kepolisian.

“Dari keterangan MS, RS ini komplain awalnya masalah harga, kenapa bayarnya Rp 600.000 gitu. Namun, masalah tato itu masih kami dalami untuk membuka motif awalnya bagaimana,” jelas Sandi, Jumat (19/6).

Setelah menemukan MS, RS menyuruh MS untuk masuk ke dalam mobil. Pelaku RS lalu membawa MS ke samping Taman Hewan Pematangsiantar. Kemudian, RS bertemu dengan lima pelaku lainnya.

Sandi menyebut sempat terjadi cekcok antara korban dengan para pelaku. Setelah itu, MS dan enam pelaku lainnya pergi menuju Taman Bunga.

RS lalu turun dari mobil, sedangkan MS dan pelaku lainnya berada di dalam mobil. RS secara tiba-tiba menuduh korban yang saat itu tengah berada di taman itu adalah teman MS membuat tato.

Baca Juga :  Polda Sumut Razia THM Platinum dan Lion Bar, 16 Pengunjung Positif Narkoba

Padahal, antara Jaka dan MS juga tidak saling mengenal. Ms juga tidak ada menyampaikan bahwa korban adalah temannya.

Korban pun membantah. Namun, para pelaku malah terus menuduh korban. Korban pun membela diri dengan menyatakan bahwa dirinya tidak takut dengan para pelaku. Hal itu pun memicu emosi para pelaku hingga berujung mengeroyok korban.

“Tiba-tiba, RS nyamperin orang yang lagi duduk di situ. Tanpa nanya, tanpa klarifikasi dulu ke si MS, kalau itu kawannya atau bukan. Dikiranya dia salah satu kawan-kawannya yang membuat tato ini, dari situlah terjadi cekcok,” sebut Sandi.

Setelah memukuli korban, para pelaku membawa korban ke RS Vita Insani Pematangsiantar. Namun, pihak rumah sakit mengaku tidak sanggup menanganinya karena korban sudah dalam kondisi kritis.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tergiur Upah Rp20 Juta, Oknum Pegawai Lapas Medan Jadi Kurir 599 Vape Narkoba
Diduga Mau Curi Kabel Telkom, Pria Dimedan Tewas
Pria di Tanjung Morawa Ditangkap Polisi, Didug Curi Handphone, Tablet dan Uang Rp. 2 Juta
Dit Reskrimsus Polda Sumut Tahan Mantan Wali Kota Sibolga Tersangka Korupsi
Kapolres Tebing Tinggi Ungkap 3 Kasus Kejahatan Siber, Judol hingga Video Porno
Polsek Patumbak Berhasil Amankan Pengedar Sabu di Sigara-gara Deli Serdang
Terdakwa Korupsi Proyek Waterfront City dan Tele di Tuntut Dua Tahun Penjara
Oknum Pegawai Lapas Medan Diduga Jadi Kurir 599 Vape Narkoba
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Tergiur Upah Rp20 Juta, Oknum Pegawai Lapas Medan Jadi Kurir 599 Vape Narkoba

Selasa, 3 November 2026 - 22:45 WIB

Diduga Mau Curi Kabel Telkom, Pria Dimedan Tewas

Selasa, 3 November 2026 - 15:40 WIB

Pria di Tanjung Morawa Ditangkap Polisi, Didug Curi Handphone, Tablet dan Uang Rp. 2 Juta

Selasa, 3 November 2026 - 15:37 WIB

Dit Reskrimsus Polda Sumut Tahan Mantan Wali Kota Sibolga Tersangka Korupsi

Selasa, 3 November 2026 - 09:17 WIB

Kapolres Tebing Tinggi Ungkap 3 Kasus Kejahatan Siber, Judol hingga Video Porno

Berita Terbaru

Medan

Walikota Medan Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi

Selasa, 3 Nov 2026 - 23:02 WIB