Pedagang Kaki Lima Tolak Direlokasi, Massa Demo Kantor Wali Kota Binjai

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BINJAI, SUARASUMUTONLINE.ID – Massa mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa dan Forum Pedagang Kaki Lima (PKL) Kota Binjai menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Wali Kota Binjai, Senin (27/4). Pagar berukuran besar turut ditumbangkan.

Aksi yang bermula datar dan santun, tanpa diduga menjelang tengah hari berubah hingga perusakan pagar ditumbangkan. Aksi anarkis tersebut sebelumnya pendemo minta bertemu Wali Kota Binjai, Amir Hamzah berhubung di luar kota. Mendengar informasi tersebut massa berubah dan anarkis.

Massa membawa berbagai atribut unjuk rasa seperti spanduk, bendera, serta sound system. Beberapa tulisan tuntutan.

Aksi ini merupakan bentuk protes atas penggusuran yang dilakukan Satpol PP terhadap pedagang kaki lima di kawasan Jalan Bandung dan Jalan Olahraga. Selain itu, mereka juga menyoroti janji kampanye yang dianggap tidak ditepati.

Salah satu pedagang, Firman, yang mengaku memiliki cacat permanen, menuturkan rasa putus asanya. Ia mengaku sudah 25 hari tidak bisa berjualan sehingga kesulitan menghidupi keluarga.

Baca Juga :  Kemenag dan Pemko Tanjungbalai Gelar Gerakan Indonesia Berkiblat 2026

“Kami bukan teroris, kami bukan pemberontak. Kami tahu hukum dan kami siap ditata. Tolong kepada Bapak Wali kota untuk berjumpa dengan kami walau hanya 5 menit,” kata masa aksi.

Kondisi memanas ketika massa merasa diabaikan. Mereka menolak ditemui oleh perwakilan pejabat yang diutus dan menuntut Walikota Binjai hadir secara langsung. Karena keinginan tersebut tidak terpenuhi, emosi massa meledak.

Terjadi aksi dorong-mendorong dengan petugas keamanan yang berjaga. Akibatnya, kedua pintu gerbang utama Kantor Pemko Binjai berhasil dirubuhkan dan runtuh. Massa kemudian menerobos masuk dan memadati halaman kantor walikota.

Hingga pukul 12:30 WIB, massa masih bertahan di lokasi. Berdasarkan informasi yang diterima, Walikota sedang berada di luar kota untuk dinas luar.

Merespons hal tersebut, Edward Gurki menyampaikan keputusan hasil diskusi massa. Mereka bersedia bertemu dengan Sekretaris Daerah (Sekda) dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), namun Walikota wajib terlibat melalui sambungan video call untuk mengambil keputusan.

Baca Juga :  Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Sosialisasi Adipura 2025 

“Kami mendapat informasi kalau Wali kota sedang dinas luar. Hasilnya, kami bersedia bertemu dengan Sekda dan para OPD, namun Walikota harus ikut serta dengan cara video call untuk menentukan sikap,” tegasnya.

Kemudian, dilakukan Rapat Dengar Pendapat di ruang rapat III dipimpin Sekda Pemko Binjai Chairin Simanjuntak dan langsung menghubungi Walikota Binjai.

Kadis Kominfo Pemko Binjaj Ikhsan mengatakan Walikota Binjai sebelumnya meminta maaf karena saat ini belum bisa menemui para pedagang karena sedang menghadiri Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah berprestasi tahun 2026 di Palembang.

“Insyaallah pertemuan diagendakan walikota Binjai pada hari Rabu. Dan masa pendemo masih saja berkeras agar walikota dapat hadir. Hal ini bagaimana mau diwujudkan karena walikota binjai masih melaksanakan kerja di luar kota,” kata Ikhsan.

 

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Camat Pagar Merbau Ajak Masyarakat Segera Miliki Akun Identitas Kependudukan Digital
Kisah Iwi Taruna, Setahun Turun Langsung Bantu Warga Kecil hingga Antar Berobat ke RS Natama
Pajarur Rohman Resmi Daftar Ketua KNPI Madina, Usung Persatuan Pemuda
Kapolresta Deli Serdang Bersama PJU Laksanakan Jumat Keliling di Masjid Baitul Amin
Pemkab Deli Serdang Bersama Polda Sumut Sinergi Green Policing Untuk Rawat Lingkungan
Polisi Tahan Dua Pria Bongkar Tiang Tiang Traffic Light
Diduga Ilegal, Warga Minta Galian Batuan di Lau Seprang Dihentikan
Eks Kadinsos Samosir Divonis Satu Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Bantuan Banjir Rp516 Juta
Berita ini 96 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 11:26 WIB

Camat Pagar Merbau Ajak Masyarakat Segera Miliki Akun Identitas Kependudukan Digital

Sabtu, 7 November 2026 - 11:23 WIB

Kisah Iwi Taruna, Setahun Turun Langsung Bantu Warga Kecil hingga Antar Berobat ke RS Natama

Sabtu, 7 November 2026 - 11:20 WIB

Pajarur Rohman Resmi Daftar Ketua KNPI Madina, Usung Persatuan Pemuda

Sabtu, 7 November 2026 - 11:15 WIB

Pemkab Deli Serdang Bersama Polda Sumut Sinergi Green Policing Untuk Rawat Lingkungan

Sabtu, 7 November 2026 - 10:32 WIB

Polisi Tahan Dua Pria Bongkar Tiang Tiang Traffic Light

Berita Terbaru