Ancaman meningkatnya PHK, Pengangguran dan Kemiskinan Harus dihadapi Optimistis dengan Kolaborasi

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERDANG BEDAGAI, SUARASUMUTONLINE.ID – Jelang Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026 yang akan di peringati di seluruh dunia pada tanggal 1 Mei 2026 , tepatnya pada hari Jumat , menjadi momentum refleksi bagi seluruh elemen bangsa guna menghadapi tantangan geo politik dan ekonomi global yang semakin hari semakin tidak menentu, dampak konflik yg berujung peperangan di Timur Tengah antara Iran vs Israel dan Amerika Serikat menjadi faktor dan dampak penyebab akan terjadinya guncangan hebat dalam Politik dan Ekonomi yg berdampak ke seluruh Negara tak terkecuali Indonesia dan Khususnya di Provinsi Sumatera Utara, sehingga seluruh elemen bangsa wajib bersatu dan bahu membahu untuk bisa bertahan dan keluar dari situasi sulit saat ini , ungkap Dr Minggu Saragih SH MH Kepala Departemen Hubungan Industrial dan Ketenagakerjaan Asosiasi Profesor Doktor Hukum Indonesia Wilayah Sumatera di Medan .

Walaupun Kondisi Ketenagakerjaan di Sumatera Utara masih relatif stabil namun Pemerintah dan pada pemangku kekuasaan wajib waspada , di Provinsi Sumatera Utara pada November 2025 ,jumlah angkatan kerja tercatat 8,42 juta org, sedikit menurun dibanding Agustus 2025.

Jumlah Penduduk Sumut yg bekerja mencapai 7,97 juta org, dengan peningkatan lapangan kerja terbesar terjadi disektor pendidikan.
Sedangkan tingkat Pengangguran terbuka (TPT) tercatat di angka 5,28 persen , menurun sedikit dibandingkan periode sebelumnya.

Angka Kemiskinan di Sumatera Utara pada September 2025 , persentase penduduk miskin tercatat 7,24 persen , turun 0,12 persen poin dibandingkan Maret 2025 .

Penurunan ini setara dengan berkurangnya sekitar 12,2 ribu jiwa , sehingga jumlah penduduk miskin menjadi 1,13 juta jiwa di Sumatera Utara data September 2025 .

Sedangkan Perekonomian Sumatera Utara pada triwulan IV tahun 2025 , ekonomi Sumut tumbuh sebesar 4,23 persen di bandingkan periode yang sma tahun sebelumnya (year on year) .

Sedangkan jumlah angkatan kerja masih berdasarkan data BPS pada November 2025 , Jumlah angkatan kerja diangka 8,416 juta .

Penduduk yg bekerja sebanyak 7,971 juta org pada November 2025 , dimana sebanyak 3,351 juta org atau 42,04 persen bekerja pada sektor formal .
Berdasarkan data tersebut dimana angka Pengangguran Terbuka pada November 2025 masih di angka 5,28 persen dan di Kota Medan sendiri tingkat Pengangguran Terbuka tercatat di angka 7,99 persen walaupun ada penurunan 0,14 persen dibandingkan periode sebelumnya sebagaimana rilis BPS Kota Medan Desember 2025 .

Baca Juga :  Wali Kota Mahyaruddin : Bukti Sinergitas dan Kolaborasi Pemko dan Baznas dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Prediksi pertumbuhan Ekonomi Sumatera Utara pada tahun 2026 di proyeksikan di kisaran 4,9 persen hingga 5,8 persen berpeluang menjadi salah satu penggerak ekonomi utama di Pulau Sumatera.

Pertumbuhan ini di dorong oleh program Asta Cita, Investasi , dan makan bergizi gratis dan sektor penggerak pertumbuhan ekonomi lainnya seperti: sektor pertanian, industri pengolahan dan perdagangan dan beberapa program potensial sperti implementasi program biodiesel B50 yg dapat mendukung kenaikan permintaan minyak sawit mentah ( crude palm oil / CPO) .

Terkhusus efektivitas program Asta Cita mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga paket stimulus pendukung daya beli masyarakat serta iklim investasi yg relatif kondusif di Sumatera Utara sehingga mulai tampak peningkatan target investasi disejumlah kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus, ungkap Dr Minggu Saragih SH MH yg juga akademisi di Fak Hukum Universitas Prima Indonesia Medan.

Namun perlu di waspadai oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dampak dari geo politik dan ekonomi dampak dari ketegangan dan perang di timur tengah sehingga terjadi perlambatan ekonomi negara2 mitra dagang utama seperti Amerika Serikat, Negara di Timur Tengah dan Tiongkok.
Sehingga Pemerintah dan pemangku kepentingan perlu memperhatikan faktor faktor penunjang lainnya seperti peningkatan skil tenaga kerja, serta pembangunan infrastruktur yg terkoneksi dengan pusat pertumbuhan ekonomi seperti kawasan industri/ kawasan ekonomi khusus dan kawasan pendistribusian hasil usaha rakyat / hasil kebun petani , jelas Dr Minggu Saragih SH, MH yg juga merupakan badan pendiri dari Lembaga Studi dan Kajian Trias Politica Indonesia.

Baca Juga :  Pemasangan Tiang Wifi di Pagar Merbau Disoal Warga,Surat Izin Camat Dinilai Cacat Administrasi

Potensi pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara harus di hadapi serius dan optimis dengan adanya perkembangan investasi yg sangat positif di Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei dimana berdasarkan keterangan dari Direktur PT Kawasan Industri Nusantara (PT Kinra ) Arif Budiman sejak beroperasi tahun 2015 s.d 2025 hingga kuartal ke III , KEK Sei Mangkei berhasil merealisasikan investasi hingga 25,97 triliun rupiah dan menyerap 7.856 tenaga kerja .

Sehingga dengan strategi yg tepat KEK sei mangkei bukan hanya motor penggerak ekonomi tp juga bis sebagai ikon tranformasi regional menuju kawasan ekonomi modern dan berdaya saing global, sehingga kenyamanan berusaha dan ketenangan bekerja di KEK Sei Mangkei sangat perlu di jaga oleh Pemerintah dan pemangku kepentingan serta seluruh elemen masyarakat sehingga dengan kondusifitas akan terwujud ketenangan dalam berusaha dan kenyamanan dalam bekerja , ucap Dr Minggu Saragih SH MH yg juga pernah menjadi Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia dan Ketua DPW Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Provinsi Sumatera Utara periode tahun 2011 s.d 2015.

Akhir kata untuk mencapai Pertumbuhan ekonomi, mengurangi pengangguran , mencegah terjadinya PHK dan berkurangnya angka Kemiskinan maka seluruh elemen bangsa khususnya di Provinsi Sumatera Utara perlu bersatu dan berkomitmen untuk mencapai tujuan tersebut sehingga peran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dlm hal ini seluruh OPD dan seluruh pemangku kepentingan dalam hal ini Dunia Usaha, Serikat Pekerja/ Buruh , Akademisi, pers, dan organisasi masyarakat sipil lainnya perlu duduk bersama utk menyatukan pemikiran, tindakan untuk Sumatera Utara yg Maju , Berdaya Saing dan Unggul dengan Kolaborasi semua elemen masyarakat bersatu dan bangkit.

Selamat Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026

Buruh/ Pekerja Sejahtera Dunia Usaha Berjaya
Negara Maju dan Kuat.
Adv. Dr Minggu Saragih SH MH.

Kepala Departemen Hubungan Industrial dan Ketenagakerjaan Asosiasi Profesor Doktor Hukum Indonesia Wilayah Sumatera
Akademisi Fak Hukum Universitas Prima Indonesia Medan.

 

Penulis : Karim

Editor : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Resmi di Mekarkan
FORWARSPAM-RI Siap Jaga Transparansi & Akuntabilitas Pemerintahan Desa Kecamatan Pagar Merbau
Tambang di Pulo Padang Ditertibkan, Warga Minta Solusi
Ketua OKK GRIB Jaya Madina Desak Kapolres Usut Dugaan Penimbunan Solar
Razia Lapas Labuhan Ruku, 100 WBP Jalani Tes Urin
Massa GAMPERA Demo DPRD Pematangsiantar, Desak Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Diusut
Wawako Tanjungbalai Evaluasi Program MBG
Kunjungi Pemkab Batubara, Dahnil Ginting Bahas Pelestarian Mangrove Cegah Abrasi Pantai
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 12:10 WIB

Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Resmi di Mekarkan

Kamis, 24 September 2026 - 10:19 WIB

FORWARSPAM-RI Siap Jaga Transparansi & Akuntabilitas Pemerintahan Desa Kecamatan Pagar Merbau

Rabu, 23 September 2026 - 19:08 WIB

Tambang di Pulo Padang Ditertibkan, Warga Minta Solusi

Rabu, 23 September 2026 - 19:02 WIB

Ketua OKK GRIB Jaya Madina Desak Kapolres Usut Dugaan Penimbunan Solar

Rabu, 23 September 2026 - 18:57 WIB

Massa GAMPERA Demo DPRD Pematangsiantar, Desak Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Diusut

Berita Terbaru

Daerah

Tambang di Pulo Padang Ditertibkan, Warga Minta Solusi

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:08 WIB